pemerintahan Thailand ingin jual stok beras terakhir berumur satu dekade

  • admin
  • Mei 21, 2024

Bangkok – Wakil Pertama Menteri dan juga Menteri Perdagangan Thailand Phumtham Wechayachai pada Mulai Pekan (13/5) mengemukakan pemerintah ingin mengirimkan stok terakhir beras berumur satu dekade.

Phumtham mengungkapkan bahwa ia ingin melelang beras yang digunakan tersisa dari skema penjaminan beras yang mana kontroversial pada pemerintahan mantan Awal Menteri Thailand Yingluck Shinawatra, sehingga pemerintah setidaknya dapat memperoleh beberapa jumlah uang, demikian menurut laporan Bangkok Post.

Phumtham menegaskan, hal itu lebih besar baik daripada membiarkan beras membusuk hingga tiada ada nilainya.

Phumtham mengklaim jikalau kualitas beras ditingkatkan dengan menggunakan teknologi modern maka akan aman untuk dikonsumsi.

Hal yang dimaksud menanggapi kegelisahan akan adanya aflatoksin pada beras berumur satu dekade yang dimaksud dapat menyebabkan kanker.

Terkait hal ini, pada hari yang digunakan sama, Menteri Perlindungan Thailand Sutin Klungsang membantah laporan bahwa kementeriannya akan membeli beras berusia satu dekade yang dimaksud untuk memberi makan tentara.

Sebelumnya, Utama Menteri Srettha Thavisin mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengirimkan sampel beras berusia satu dekade yang disebutkan untuk diuji di laboratorium guna memverifikasi keamanannya.

Seorang ahli kimia organik terkenal yang tersebut diminta oleh media untuk menguji sampel yang tersebut diambil dari Surin memaparkan beliau menemukan aflatoksin pada beras. Aflatoksin dikaitkan dengan peningkatan risiko neoplasma hati.

Sumber: VNA-OANA

Artikel ini disadur dari Pemerintah Thailand ingin jual stok beras terakhir berumur satu dekade

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *