Palang Merah membuka rumah sakit berkapasitas 60 tempat tidur ke Daerah Gaza

  • admin
  • Mei 21, 2024

DKI Jakarta – Komite Internasional Palang Merah (ICRC) lalu 11 Perhimpunan Nasional Palang Merah bersama-sama membuka rumah sakit lapangan berkapasitas 60 tempat tidur ke Rafah, Gaza.

ICRC melalui rilis yang diterima ke Jakarta, Selasa menuturkan bahwa langkah mendirikan rumah sakit bersifat komplementer serta bertujuan sebagai pelengkap juga untuk menyokong pekerjaan PRCS sewaktu komunitas medis serta kemanusiaan berupaya memenuhi permintaan keseimbangan yang tersebut sangat besar pada Gaza.

Rumah sakit lapangan akan menyediakan perawatan bedah darurat, pelayanan kebidanan/ginekologi, perawatan ibu lalu bayi baru lahir, perawatan anak, dan juga rawat jalan. Penanganan orang yang terdampar massal juga kapasitas triase juga berubah jadi bagian dari RS tersebut.

Rumah sakit lapangan ICRC yang dioperasikan melalui koordinasi dengan PRCS lalu didukung oleh Perhimpunan Nasional Palang Merah Australia, Austria, Denmark, Finlandia, Hong Kong, Islandia, Jepang, Jerman, Kanada, Norwegia, kemudian Swiss ini dapat memberikan perawatan medis terhadap sekitar 200 khalayak setiap hari.

Rumah sakit lapangan yang dimaksud merupakan kelanjutan dari dukungan medis ICRC selama lebih banyak dari 15 tahun ke Gaza. Tim ICRC sudah pernah memberikan pelayanan bedah ke Rumah Sakit Wilayah Gaza Eropa lalu memperkuat sebagian rumah sakit lain melalui sumbangan permintaan medis dimana mereka itu sudah membantu ribuan pasien sejak eskalasi konflik terjadi.

Melalui meningkatnya keperluan medis di Gaza, ICRC kembali menyerukan pengamanan sarana medis berdasarkan hukum humaniter internasional. ICRC menegaskan bahwa rumah sakit adalah tempat proteksi untuk merawat dan juga mempertahankan keberadaan individu manusia.

Adapun sejak awal aksi permusuhan yang masih berlangsung hingga pada waktu ini, staf dan juga sukarelawan PRCS terus memberikan pelayanan medis darurat untuk penduduk ke Gaza, di berada dalam tingginya tingkat kerugian kemudian kehilangan yang digunakan tidaklah terbayangkan.

Sebanyak 17 staf PRCS terbunuh ketika bertugas serta infrastruktur penting mengalami kerusakan, satu di antaranya rumah sakit Al-Amal lalu Al Quds serta beberapa Pusat Layanan Medis Darurat, dan juga kendaraan untuk permintaan darurat serta 25 ambulans tak dapat difungsikan kembali.

Staf PRCS juga ditahan juga muncul laporan-laporan mengkhawatirkan mengenai perlakuan yang mana diterima. Sementara sejumlah ke antara pekerja medis yang disebutkan yang masih belum diketahui keberadaannya.

Kendati demikian, PRCS terus melakukan pekerjaan penting untuk merespon keperluan medis rakyat pada Gaza, termasuk dengan mengoperasikan tiga pos medis tingkat lanjut, enam titik pelayanan medis, juga tiga klinik, selain melakukan tanggap darurat.

Artikel ini disadur dari Palang Merah buka rumah sakit berkapasitas 60 tempat tidur di Gaza

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *