Organisasi buruh dan juga Uni Eropa perkuat hak pekerja migran

  • admin
  • Mei 21, 2024

DKI Jakarta – Uni Eropa (UE) bekerjasama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan juga Kantor PBB Urusan Narkoba dan juga Kejahatan (UNODC) meluncurkan prakarsa baru bertajuk PROTECT yang digunakan bertujuan untuk menguatkan hak-hak perempuan pekerja migran, anak-anak dan juga kelompok berisiko ke Indonesia.

Melalui rilis resmi ILO yang tersebut diterima pada Jakarta,  Selasa, disampaikan bahwa proyek PROTECT dengan durasi tiga tahun akan mengiklankan pekerjaan yang tersebut layak dan juga menurunkan kerentanan yang tersebut berisiko dengan menjamin hak-hak kerja, menjaga dari serta mengatasi kekerasan terhadap perempuan serta anak-anak, dan juga perdagangan penduduk dan juga penyelundupan migran.

Duta Besar Uni Eropa untuk Negara Indonesia serta Brunei Darussalam Denis Chaibi mengutarakan bahwa orang-orang ke seluruh dunia dipaksa untuk meninggalkan rumah guna mencari keberadaan yang lebih banyak baik. Namun, perempuan pekerja migran dan juga anak-anak menghadapi risiko yang tersebut lebih banyak lebih tinggi pada waktu transit kemudian ke negara tujuan.

“Bersama dengan Indonesia dan juga mitra negara-negara lainnya di dalam kawasan ini, kami berupaya memupuk potensi melawan pekerjaan yang mana bermartabat seraya mengempiskan kerentanan yang dihadapi perempuan serta anak-anak,” ucapnya.

Mengingat pentingnya proyek baru ini bagi Indonesia, Direktur ILO untuk Indonesi dan juga Timor-Leste Simrin Singh menyatakan bahwa migrasi kerja merupakan pendorong perkembangan kegiatan ekonomi lalu sosial pada negara selama serta tujuan, memberikan faedah bagi pekerja migran, komunitas lalu pemberi kerja.

“Kebijakan serta pendekatan tata kelola migrasi harus responsif gender, lebih banyak inklusif serta sejalan dengan standar ketenagakerjaan internasional apabila kita ingin memberikan pengamanan lalu akses terhadap pekerjaan yang digunakan layak bagi pekerja migran yang digunakan sangat penting bagi keadilan sosial,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UNODC Nusantara Erik van der Veen menjelaskan bahwa untuk memutus siklus eksploitasi juga kekerasan, proteksi terhadap orang yang terluka perdagangan warga dan juga migran yang dimaksud diselundupkan sebelum serta selama rute peradilan pidana merupakan hal krusial.

“Di bawah proyek baru ini, UNODC akan mendirikan kerja sebanding dengan penegak hukum juga keadilan pada wilayah tersebut, memverifikasi bahwa hak-hak individu yang terjebak terus ditegakkan dan juga pelaku kejahatan diadili,” katanya.

Artikel ini disadur dari Organisasi buruh dan Uni Eropa perkuat hak pekerja migran

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *