NATO Serang China, Beri Tanda Bakal Masuk Asia

  • admin
  • Mei 25, 2024

Jakarta – Aliansi NATO secara tiba-tiba memberi pernyataan keras terkait China. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jens Stoltenberg bahkan memaparkan blok pimpinan Amerika Serikat (AS) itu harus terlibat dalam Asia bukanlah belaka Atlantik Utara.

“Perang di dalam tanah Ukraina menunjukkan bahwa keamanan tidak bersifat regional, melainkan keamanan global,” kata Stoltenberg dalam kegiatan panel KTT Pemuda NATO dalam AS, diambil RT Selasa (14/5/2024).

“Negara utama yang digunakan memungkinkan Rusia melakukan pertempuran agresi terhadap negara Ukraina pada Eropa adalah China,” tegasnya.

Stoltenberg melanjutkan bagaimana China adalah mitra dagang terbesar Rusia. Negeri itu memasok Kota Moskow dengan komponen penting untuk rudal, drone, juga senjata lainnya.

Ia juga menyinggung Iran dan juga Korea Utara (Korut). Karenanya gagasan ‘memisahkan’ diri dari Asia tak dapat direalisasikan lagi.

“Iran, Korut, juga China merekan adalah kunci bagi kemampuan Rusia untuk berperang melawan (teman) Eropa (dan) tetangga NATO,” tegas Stoltenberg.

“Jadi, gagasan bahwa kita dapat memisahkan Asia dari Eropa bukan lagi berhasil,” tambahnya.

NATO sendiri memang sebenarnya bersiteru dengan Rusia terkait peperangan Ukraina. Negeri Paman Sam serta sekutu-sekutunya sudah mengirimkan senjata, amunisi, kemudian uang tunai senilai tambahan dari US$200 miliar ke tanah Ukraina selama dua tahun terakhir.

Meski demikian, NATO menegaskan bahwa hal ini tidaklah menjadikan dia terlibat secara langsung di konflik tersebut. Rusia sendiri telah terjadi berulang kali mengancam pembalasan jikalau NATO makin gencar membantu Ukraina.

Hingga pada waktu ini, NATO terdiri dari 32 negara anggota. Mulai dari AS, Albania, Belgia, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Montenegro, Belanda, Makedonia Utara, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Turki, Inggris.

Sebenarnya NATO tak mempunyai anggota ke Asia. Namun dua negara, Jepun lalu Korea Selatan (Korsel) sempat diundang ke Forum Taraf Tinggi (KTT) di 2022.

Perlu diketahui Negeri Sakura sebenarnya dekat dengan AS. Negeri Sakura sempat berubah jadi tuan rumah KTT Quad, aliansi Amerika Serikat di Asia Pasifik, bersatu India lalu Australia.

Jepang yang bukanlah angora NATO pun telah dilakukan mengirimkan pasokan pertahanan ke tanah Ukraina untuk menghadapi serangan Rusia. Negeri Matahari Terbit juga memberlakukan sanksi keras terhadap Kota Moskow sama-sama dengan negara-negara G7 lainnya.

Korsel sendiri merupakan negara Asia pertama yang bergabung dengan grup pertahanan sibernya NATO, Cooperative Cyber Defense Center of Excellence (CCDCOE) yang tersebut berbasis ke Tallinn, Estonia. Badan Intelijen Nasional Korsel (NIS) mengumumkannya 5 Mei 2022 lalu.

Artikel Selanjutnya Industri Media China Mendadak Beri Warning Perang Bumi dengan NATO, Ada Apa?

Artikel ini disadur dari NATO Serang China, Beri Tanda Bakal Masuk Asia

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *