Mooryati Soedibyo dikenang sebagai sosok pemukim tua penuh perhatian

  • admin
  • Mei 18, 2024

Ibukota – Mooryati Soedibyo dikenang sebagai figur pemukim tua yang mana penuh perhatian kemudian mengayomi tidak ada cuma bagi keluarganya, tapi juga figur rakyat kontestan kontes kecantikan Puteri Tanah Air yang digagasnya pada 1992 silam.

Aktris sekaligus pemenang Puteri Indonesia 2001 Angelina Sondakh bercerita mendapatkan perhatian lalu ilmu baru mengenai resep kecantikan dari Mooryati ketika berpartisipasi mengikuti kompetisi kontes kecantikan nasional tersebut.

"Jadi ingat banget pas waktu ke Tanah Melayu itu ada show aku harus naik ke melawan panggung yang diarak. Bu Mooryati sendiri yang tersebut memberikan (resep kecantikan) 'Angie kamu harus makan kencur, harus makan gula merah'. Jadi bu Mooryati itu sangat care juga banyak sekali ilmu yang digunakan saya dapat dari beliau," kata selebritas yang mana akrab disapa Angie itu Menteng, DKI Jakarta Pusat pada Rabu.

Tidak cuma itu, Angelina menambahkan Mooryati juga terus-menerus memperhatikan detail terkait penampilan dirinya mulai dari cara berpakaian, situasi kesehatan, hingga nada ketika berbicara.

"Bagi saya itu berarti sekali oleh sebab itu itu merupakan bentuk perhatian individu eyang untuk cucunya," ujarnya

Sementara itu, presenter ternama sekaligus runner-up pertama Puteri Nusantara 2004 Nadia Mulya mengatakan kepergian Mooryati seperti kehilangan figur ibu bagi dirinya.

Menurut Nadia, Mooryati adalah sosok yang digunakan inspiratif bagi perempuan-perempuan Tanah Air bahkan ia menyampaikan mendiang sebagai Kartini di era modern.

"Dia sukses pada perusahaannya, pada mendidik anak-anaknya, di bersosialisasi sampai ibu juga masih kuliah S3, aku ingat banget gitu," kata Nadia.

Senada dengan Angelina, Nadia mengenang Mooryati sebagai pemukim yang dimaksud perhatian teristimewa pada melindungi penampilan sebagai kontestan Puteri Indonesia. Nadia juga mengaku berbagai belajar mengenai tata krama lalu sopan santun dari Mooryati.

Putri kedua Mooryati, Putri Kuswisnu Wardani mengutarakan pasca menyelesaikan mandat sebagai duta ketua MPR periode 2004-2009 juga pensiun dari urusan bisnis, Mooryati mengabdikan dirinya di dalam bumi institusi belajar khususnya untuk para perempuan Indonesia.

"Beliau setelahnya menjadi delegasi ketua MPR tidak ada lagi menjabat ke Mustika Ratu. Beliau mengabdikan diri untuk bumi pendidikan, sharing apa yang beliau lalui baik itu planet usaha, kecantikan, pendidikan, keperempuanan itu beliau sharing khususnya sesama perempuan Indonesia," kata Putri.

Putri juga menuturkan pada masa tuanya, ibunya itu lebih tinggi sejumlah menikmati momen kebersamaan dengan keluarganya terlebih di 3 sampai 4 tahun terakhir masa hidupnya.

"Beliau menikmati masa tuanya, telah merasa menuntaskan anak-anak serta cucunya. Bahkan cicitnya sudah ada banyak lalu sudah ada beranjak dewasa jadi beliau menikmati masa tuanya," ujarnya.

Diketahui, Mooryati Soedibyo yang mana merupakan pendiri produsen jamu juga kosmetik Mustika Ratu meninggal planet pada Rabu pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat di usianya yang mana ke-96 tahun.

Putri menerangkan Mooryati meninggal bukanlah lantaran penyakit tertentu melainkan oleh sebab itu aspek usia sehingga meskipun mengalami penyakit ringan namun akan terasa berat mengingat usianya yang semakin sepuh.

"Istilahnya kena flu sedikit aja repot sekali ya harus dirawat juga sebagainya jadi memang sebenarnya kami sayang-sayang," ucapnya.

Jenazah Mooryati dimakamkan di pemakaman keluarga yang mana berlokasi pada wilayah Tapos, Bogor, Jawa Barat.

Artikel ini disadur dari Mooryati Soedibyo dikenang sebagai sosok orang tua penuh perhatian

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *