China: Hubungan RI-Guizhou dapat saling menguntungkan di masa depan

  • admin
  • Mei 22, 2024

Ibukota – Direktur Biro Promosi Penyertaan Modal Provinsi Guizhou, China, Xie Qiang, berpendapat bahwa hubungan Indonesia-Guizhou dapat saling melengkapi serta saling menguntungkan satu identik lain ke masa depan.

“Indonesia dapat sepenuhnya saling melengkapi, mengintegrasikan, dan juga saling menguntungkan dengan ekologi Guizhou, sumber daya mineral, tempat kejadian kemudian keunggulan lainnya,” kata Xie Qiang ke Jakarta, Selasa.

Xie Qiang menyampaikan hal yang dimaksud pada acara Simposium Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Kebudayaan juga Wisata Indonesia-China (Guizhou) yang tersebut diselenggarakan oleh Kedubes China dalam Jakarta.

Xie Qiang menyebutkan bahwa di hubungan perekonomian serta perdagangan, Indonesi merupakan mitra dagang terbesar ketiga Guizhou kemudian mitra dagang terbesar di dalam ASEAN.

“Produk yang dimaksud diekspor Guizhou ke Tanah Air satu di antaranya ban, tembakau, pupuk … serta item yang tersebut diimpor dari Negara Indonesia salah satunya bijih nikel, feronikel, lignit, serta lain-lain,” ujar Xie Qiang.

Direktur Biro Promosi Guizhou itu melanjutkan bahwa Indonesia-Guizhou juga meningkatkan kerja mirip seperti di bidang proyek konstruksi proyek dan juga pengembangan mineral.

Selain itu, Xie Qiang melanjutkan, berbagai warga dari Guizhou yang mana melakukan perjalanan ke Indonesi untuk merasakan kemudian mengenal budaya dan juga adat-istiadat di dalam Indonesia.

Dia mengungkapkan bahwa Guizhou akan fokus pada pengembangan berkualitas lebih tinggi untuk mengejutkan investasi, menyokong bidang usaha yang ada serta memberikan pelayanan terbaik.

Dia juga mengutarakan bahwa Guizhou menyambut hangat semua khalayak yang tersebut berkunjung ke provinsi yang digunakan dijuluki sebagai Provinsi Taman tersebut, tiada belaka untuk melakukan kegiatan bisnis tetapi juga untuk menikmati liburan.

Guizhou terletak ke barat daya China, berbatasan dengan Sichuan lalu Chongqing di utara, Hunan pada timur, Guangxi pada selatan lalu dengan Yunan di barat, dan juga merupakan pusat transportasi di wilayah barat daya China dan juga bagian penting dari Sabuk Kondisi Keuangan Sungai Yangtze.

Saat ini Guizhou merupakan zona percontohan komprehensif data besar nasional pertama di China, salah satu dari delapan simpul hub nasional jaringan daya komputasi, kemudian salah satu wilayah dengan pusat data super besar paling sejumlah di dunia.

Disebutkan bahwa perusahaan kategori Fortune 500 seperti Huawei, Tencent lalu Apple telah terjadi mengembangkan lapangan usaha layanan cloud ke Guizhou.

Artikel ini disadur dari China: Hubungan RI-Guizhou dapat saling menguntungkan di masa depan

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *